
(Jum’at, 7/08/2026) SMA Negeri 1 Pace terus berupaya menanamkan nilai religiusitas siswa melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah, salah satunya melalui program Jumat Manis (Beriman dan Istigosah). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin pada hari Jumat sebagai bentuk pembiasaan spiritual sekaligus penguatan karakter peserta didik. Program Jumat Manis menjadi salah satu strategi pendidikan karakter religius di sekolah yang bertujuan membentuk siswa agar memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak yang baik. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk meluangkan waktu sejenak dari aktivitas pembelajaran guna mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.

Kegiatan Jumat Manis (Beriman dan Istigosah) diikuti oleh siswa, guru, dan warga sekolah sesuai dengan ketentuan pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh sekolah. Rangkaian kegiatan umumnya meliputi doa bersama, istigosah, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi keagamaan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan SMA Negeri 1 Pace dengan suasana yang tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan istigosah siswa, peserta didik diberikan kesempatan untuk meningkatkan kesadaran spiritual, memanjatkan doa, serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pelaksanaan yang dilakukan secara rutin, Jumat Manis diharapkan menjadi sarana efektif untuk memperkuat budaya religius dan menciptakan suasana sekolah yang lebih harmonis

Penerapan Jumat Manis sebagai strategi penanaman nilai religiusitas siswa memiliki berbagai manfaat bagi perkembangan karakter peserta didik. Pembiasaan kegiatan keagamaan secara konsisten dapat membantu siswa mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi, rasa syukur, kepedulian, serta kesadaran untuk berperilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dan agama. Selain itu, kegiatan bersama dapat mempererat hubungan antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah sehingga tumbuh rasa kebersamaan dalam lingkungan pendidikan. Nilai religius yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam sikap dan perilaku siswa, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Dengan demikian, pendidikan karakter religius melalui Jumat Manis menjadi salah satu langkah nyata SMA Negeri 1 Pace dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan memiliki karakter positif.

Keberhasilan program Jumat Manis (Beriman dan Istigosah) tentu membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh warga sekolah secara berkelanjutan. Guru memiliki peran penting dalam memberikan keteladanan, membimbing siswa, serta memastikan nilai-nilai religius dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, siswa diharapkan mengikuti kegiatan dengan kesadaran dan kesungguhan sehingga manfaat pembiasaan tersebut dapat dirasakan secara nyata dalam pembentukan karakter mereka. Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, terarah, dan konsisten, Jumat Manis di SMA Negeri 1 Pace diharapkan mampu menjadi budaya positif sekolah sekaligus strategi efektif dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas siswa. Pada akhirnya, program ini diharapkan dapat melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia, dan karakter yang kuat.